Menurut Survei, Wanita Lebih Bahagia Setelah Bercerai. Kok Bisa ?

oleh
Menurut Survei, Wanita Lebih Bahagia Setelah Bercerai. Kok Bisa ?

Menurut Survei, Wanita Lebih Bahagia Setelah Bercerai. Kok Bisa ? – Selama ini anggapan yang ada di benak sebagian orang adalah bahwa perempuan adalah pihak yang paling menderita  dan dirugikan dalam kasus perceraian rumah tangga.

Namun tidak dengan sebuah penelitian terbaru yang mengatakan jika wanita ternyata lebih bahagia meski perceraian menjadi jalan terakhir dalam perjalanan rumah tangga mereka.

Melansir dari laman viva, sebuah penelitian dan survei yang dilakukan di Inggris menyebutkan jika lebih dari separuh perempuan (53 persen) yang ikut serta dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa mereka ‘lebih bahagia’ setelah perceraian.

Sementara sisanya kurang dari sepertiga (32 persen) pria mengatakan hal yang sama terkait kasus perceraian. Survei tersebut melibatkan sekitar 1.060 responden baik pria maupun wanita Inggris yang telah bercerai, dengan rata-rata 54, lebih dari 30 pertanyaan pribadi tentang kehidupan mereka dan alasan di balik perpisahan mereka.

Dalam survei tersebut terungkap jika setelah bercerai, perempuan akan lebih sering mengatakan kata-kata yang lebih positif seperti ‘senang’, ‘berjuang’ dan ‘kegembiraan’ . Berbeda dengan wanita, pria yang mengalami kasus perceraian akan lebih banyak berbicara tentang ‘kegagalan’ dan ‘kekecewaan’.

Selain itu, para pria juga lebih banyak menyimpan  perasaan untuk mantan pasangan mereka ( sekitar 17 persen berbanding 8 persen untuk wanita), namun mereka lebih cepat untuk berkencan di banding wanita.

Lantas, apa penyebab utama perceraian menurut survei tersebut ? Penyebab terbesarnya adalah satu orang dalam pasangan tersebut ada yang berubah sikapnya terhadap pasangan, dengan 49 persen responden mengatakan mereka telah berubah dan 14 persen mengakuinya dirinya yang berubah.

Namun, sebenarnya alasan atau penyebab terjadinya kasus perceraian  tidak sesederhana itu, karena sebagian besar perkawinan gagal karena berbagai macam alasan yang melatar belakanginya. Salah satunya adalah ketidakbahagiaan bersama pasangan adalah yang paling populer,

Kemudian, adanya orang ketiga yang hadir dalam hubungan mereka. Selain itu, dalam survei ini ditemukan fakta bahwa perceraian juga bukan suatu yang kontroversial saat ini karena 86 persen menyatakan bahwa itu bukan sesuatu yang memalukan.

Namun, apapun alasannya perceraian adalah hal yang sebaiknya di hindari dalam kehidupan berumah tangga.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *