Penyebab Pendarahan saat Hamil Trimester Kedua dan Ketiga

oleh
Penyebab Pendarahan saat Hamil Trimester Kedua dan Ketiga

Di artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai penyebab pendarahan saat hamil pada masa kahamilan trimester pertama.

Baca Juga :  Penyebab Umum Pendarahan Saat Hamil Trimester Pertama

Kali ini, akan kita bahas mengenai penyebab pendarahan saat hamil pada masa kehamilan trimester kedua dan ketiga, atau usia kehamilam memasuki bulan ke tiga dan ke enam.

Penyebab Pendarahan saat Hamil Trimester Kedua dan Ketiga

Hubungan Intim Dengan Pasangan

Penyebab pendarahan saat hamil pada masa kehamilan memasuki usia trimester kedua dan ketiga bisa juga disebabkan oleh aktivitas hubungan intim antara ibu hamil dan pasangan.

Berhubungan intim bisa menyebabkan adanya perubahan pada tekstur serviks atau rahim ibu hamil.

Solusio plasenta

Penyebab lain untuk pendarahan saat hamil di trimester lanjut adalah solusio plasenta. Solusio plasenta sendiri merupakan kondisi serius di mana plasenta mulai terlepas dari dinding rahim, baik sebelum ataupun selama proses persalinan.

Kondisi ini bisa terjadi meskipun tanpa menimbulkan perdarahan. Selain pendarahan, gejala lainnya adalah nyeri punggung, nyeri perut, rahim yang terasa sakit, hingga janin kekurangan oksigen.

Plasenta previa

Kondisi lainnya yang bisa menjad penyebab perdarahan saat hamil pada masa kehamilan trimester ke-2 dan ke-3 adalah plasenta previa.

Yaitu, suatu kondisi dimana plasenta melekat pada bagian bawah rahim, berada di dekat mulut rahim, atau menutupi leher rahim sehingga jalan lahir menjadi terhalang.

Jika mengalami kondisi seperti ini, selain bisa menjadi penyebab pendarahan saat hamil, nantinya penanganan yang direkomendasikan untuk Ibu hamil dengan kondisi plasenta previa ini adalah melahirkan dengan operasi caesar setelah usia janin cukup bulan.

Sedang Bukaan lahir

Penyebab perdarahan saat hamil bisa juga diakibatkan oleh pembukaan saat wanita hendak melahirkan. Hal ini merupakan suatu hal yang sangat wajar dan mungkin akan terjadi selama beberapa hari sebelum kontraksi mulai atau selama proses persalinan.

Dalam beberapa kasus seperti ini, perdarahan saat hamil ini juga bisa menjadi tanda terjadinya persalinan yang prematur.

Selain itu, hal-hal lain yang mungkin menjadi penyebab pendarahan saat hamil ketika usia kehamilan sudah lebih tua adalah terjadinya infeksi vagina, sedang melakukan pemeriksaan serviks atau pemeriksaan panggul (Pap smear), serta terjadinya polip serviks.

Dalam beberapa kasus seperti ini, perdarahan saat hamil memang bukan merupakan kondisi serius dan masih memungkinkan Anda melahirkan dengan sehat.

Namun demikian, tetap dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter kandungan dengan segera apabila anda mengalaminya.

Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan bahwa pendarahan saat hamil bukan disebabkan oleh kondisi yang berbahaya yang mengancam keselamatan si Ibu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *