Radang Paru-paru – Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

oleh
Radang Paru-paru - Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyakit radang paru-paru merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup mematikan. Namun, meski menjadi penyakit yang cukup berbahaya banyak yang masih sering mengabaikan gejala dan penyebab penyakit yang sering juga di sebut dengan paru-paru basah ini.

Dalam bahasa medis, penyakit radang paru-paru ini di sebut dengan istilah pneumonia. Tak hanya menyerang penderita dewasa, penyakit ini juga  kerap menyerang anak-anak dan merupakan salah satu penyakit penyebab kematian nomor kedua pada balita, setelah diare di Indonesia.

Banyak yang menyangka jika penyebab penyakit radang paru-paru atau paru-paru basah ini kerap di kaitkan dengan kebiasaan hidup tak sehat dari penderita. Misalnya ada anggapan jika sering berkendara motor larut malam, sering mandi malam hari, serta merokok yang menjadi penyabab penyakit pneumonia.

Padahal, sebenarnya  penyakit ini juga di sebabkan oleh  adanya infeksi pada satu atau kedua paru-paru yang biasanya disebabkan bakteri dan virus.

Karena itu penting bagi kita untuk waspada dan mengenali sejak dini penyakit yang cukup mematikan ini.

Apa Itu Pneumonia atau Penyakit Radang Paru-Paru

Penyakit pneumonia adalah merupakan jenis penyakit infeksi yang menyerang paru, dimana penyakit ini menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak.

Baca Juga :  Mata Berair, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kondisi ini menyebabkan paru-paru paru-paru penderita akan dipenuhi dengan air atau cairan lendir. Karena itu, penyakit sering kali juga di sebut dengan istilah paru-paru basah.

Jika sudah dalam kondisi yang cukup parah, paru-paru penderita yang meradang akan di penuhi cairan atau nanah, sehingga menyebabkan penderita akan mengalami sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil.

Gejala Radang Paru-Paru

Secara umum gejala yang timbul ketika seseorang menderita penyakit ini akan nampak seperti gejala flu pada umumnya, hanya saja durasi atau waktu berlangsungnya yang cukup lama.

Ketika seseorang di menderita penyakit paru-paru basah ini, gejala yang mungkin terjadi antara lain:

  • Akan mengalami demam, mual dan juga muntah-muntah
  • Seringkali juga muncul sesak napas dan lemas
  • Diare berkepanjangan dan selera makan akan menurun drastis
  • Sering berkeringat dan menggigil.
  • Detak jantung menjadi lebih cepat dari biasanta
  • Ketika menarik napas atau batuk, akan terasa nyeri di dada
  • Saat batuk kering atau batuk dengan dahak, akan keluar lendir kental berwarna kuning, hijau, atau bahkan dahak disertai darah.

Khusus untuk penderita lanjut usia di atas 65 tahun, gejala pneumonia biasanaya tanpa disertai dengan demam, namun muncul gejala lain seperti penurunan kesadaran, menjadi nampak bingung atau kurang waspada terhadap sekeliling.

Baca Juga :  Apakah Tidur Siang Bisa Bikin Gemuk ? Berikut Penjelasannya

Penyebab Terjadinya Penyakit Radang Paru-paru

Penyakit ini sangat mudah di tularkan kepada orang lain. Jadi jika anda didiagnosis menderita penyakit ini, kemungkinan besar anda tertular orang penderita lain.

Biasanya, cara penularan penyakit terjadi ketika seseorang yang menderita pneumonia ini bersin atau batuk dan anda sedang berada disebalhnya. Virus dan bakteri penyebab radang paru-paru ini akan keluar melalui hidung atau mulut saat bersin dan kemudian terhirup dan menginfeksi orang lain yang ada disekitarnya.

Selain itu, penyebab terjadinya penyakit ini juga di karenakan beberapa faktor berikut ini:

  • Penderita bayi berusia 0-2 tahun sangat rentan terkena pneumonia
  • Penderita lanjut usia di atas 65 tahun
  • Sebelumnya pernah memiliki riwayat atau menderita penyakit stroke
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Perokok aktif
  • Memiliki riwayat penyakit kronis lain seperti seperti asma, diabetes, gagal jantung, cystic fibrosis, HIV dan AIDS
  • Sedang menjalani pengobatan kemoterapi
  • Sering bersinggungan langsung dengan penderita lain, misalnya di rumah sakit

Pengobatan dan Pencegahan Radang Paru-paru

Jika didapati gejala-gejala yang sudah disebutkan diatas, ada baiknya untuk segera mengunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penangana yang tepat.

Baca Juga :  Waspadai Sejak Dini Gejala Maag Kronis dan Komplikasi Yang Ditimbulkan

Pengobatan akan diberikan akan disesuaikan dengan tipe, tingkat keparahan dari infeksi paru yang terjadi, usia pasien, serta kondisi pasien secara keseluruhan.

Selain itu, agar anda tak terjangkiti oleh penyakit radang paru-paru ini, beberapa hal beriku ini bisa anda terapkan untuk mencegah penyakit pneumonia.

  • Terapkan pola hidup sehat, dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi serta berimbang
  • Rajin berolah raga
  • Gunakan masker ketika sedang berada di tempat keramaian atau sedang mengunjungi atau membezuk orang sakit.
  • Berhenti merokok
  • Konsumsi vitamin untuk daya tahan tubuh
  • Hindari kontak langsung dengan seseorang yang sudah divonis menderita pneumonia

Mengingat bahaya dan mematikannya penyakit ini, dengan melakukan tindakan pencegahan anda akan terhindar dari infeksi virus pneumonia tersebut.

Jangan abaikan setiap gejala yang muncul dan segera periksakan diri anda ke dokter jika mendapati salah satu gejala yang sudah disebutkan atas agar penyakit ini tak semakin bertambah parah.