Organ Kewanitaan Terasa Gatal ?, 7 Hal Ini yang Jadi Penyebabnya

oleh
Organ Kewanitaan Terasa Gatal ?, 7 Hal Ini yang Jadi Penyebabnya

Bagi ibu-ibu dan remaja putri, salah satu hal yang terasa cukup menggangu dan membuat tak nyaman saat menjalani adalah organ kewanitaan terasa gatal.

Apalagi jika kondisii tersebut terjadi ditengah keramaian saat berkaktifitas, ingin di garuk tapi malu, tidak digaruk rasanya cukup menyiksa dan membuat tak nyaman.

Oleh karena itu, agar kondisi tersebut tidak terjadi pada anda ada baiknya mengenali penyebab terjadinya organ kewanitaan terasa gatal tersebut, sehingga anda bisa terhindar dari persolaan yang cukup memalukan ini.

Penyebab Organ Kewanitaan Terasa Gatal

  • Terdapat Kutu Kemaluan

Salah satu penyebab utama rasa gatal yang terjadi bagian intim wanita ini adalahadanya kutu kemaluan. Kutu tak hanya ada di rambut kepala, akan tetapi juga di rambut kemaluan.

Karena itu, jika ada rasa gatal pada organ kewanitaan, biasanya kutu tersebut sedang menggigit area kewanitaan dan ada telur kutu yag menyebabkan iritasi sehingga membuat gatal organ intim tersebut.

Baca Juga :  Alami Nyeri Saat Haid, Coba Atasi Dengan Cara Ini

Karenanya, dengan sellau membersihkan area kewanitaan iniakan menghindarkan mom and ladies dari rasa gatal yang cukup menyiksa. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan obat krim parmethrin guna membunuh kutu-kutu tersebut.

  • Jarang Ganti Pembalut

Kebiasaan yang jarang ganti pembalut saat menstruasi, juga bisa menyebabkan organ kewanitaan terasa gatal. Terlalu lama menggunakan pembalut seharian akan membuat area intim menjadi lembap dan akhirnya menjadi sarang yang nyaman bagi pertumbuhan jamur yang akan menyebabkan rasa gatal.

Ganti pembalut apabila dirasa sudah mulai tak nyaman. Karena itu, ketika sedang haid saat keluar usahakan untuk selalu membawa pembalut cadangan di tas.

  • Mengalami Eksim

Eksim atau penyakit kulit juga menjadi penyebab gatal pada organ intim. Apabila kamu sedang mengalami ini, segera lakukan pengobatan agar eksim tak semakin menyebar.

  • Akibat Mencukur Bulu Kemaluan
Baca Juga :  Ini Tanda-Tanda Jika Skincare yang Anda Pakai Tidak Cocok dikulit

Beberapa wanita terkadang mencukur bulu atau rambut kemaluan mereka. Akan tetapi muncul masalah baru ketika selesai mencukur, yakni rasa gatal ketika bulu atau rambut tersebut akan mulai tumbuh kembali.

Karena itu, jikahendak mencukur bulu kemaluan ada baiknya untuk tidak sampai mencukur habis, atau rapikan saja bagian ujungnya yang di anggap menggangu.

  • Infeksi Bakteri

Ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat atau yang disebut dengan istilah Bacterial vagionosis, juga menjadi penyebab mengapa organ kewanitaan terasa gatal.

Adanya perubahan pH dalam organ intim kareaya adanya peradangan dari infeksi bakteri. Kondisi ini bisa dialami oleh wanita dari segala usia. Biasanya ditandai dengan gejala:

  • Rasa panas atau terbakar ketika buang air kecil
  • organ intim mengeluarkan bau amis yang menyegat dan tidak sedap
  • Keputihan lebih cair dan bewarna kadang putih, keabuan, ataupun hijau
  • Rasa gatal pada vagina
Baca Juga :  Ingin Terhindar Dari Penyakit Kanker Payudara ? Rajinlah Bangun Pagi

Disarankan untuk segera mengunjungi dokter apabila gejala di atas tengah kamu rasakan.

  • Infeksi Jamur

Sama halnya dengan infeksi bakteri, jamur juga menjadi penyebab rasa gatal di area intim wanita. Karena itu, menjaga kebersihan miss v sangat disarankan agartak terinfeksi jamur penyebab rasa gatal.

  • Karena Air Toliet yang Tak Bersih

Terutama jika anda memakai toilet umum dengan penadah air dari ember, hal ini rentan membuat miss v anda menjadi gatal.

Karenanya, ketika sedag berada di luar rumah untuk selalu membawa tissue basah untuk berjaga-jaga jika kebelet ke toilet.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *