Tips Dasar Merawat Kebersihan dan Kesehatan Telinga

oleh
Tips Dasar Merawat Kebersihan dan Kesehatan Telinga

Telinga merupakan salah satu anggota tubuh yang mempunyai peranan yang cukup penting sebagai bagian bagi panca indra manusia. Telinga berfungsi sebagai indra pendengar bagi kita untuk menerima informasi yang disampaikan dari luar.

Karena itu menjaga kebersihan dan kesehatan telinga merupakan suatu keharusan agar telinga kita tetap bersih, sehat dan dapat berfungsi dengan normal.

Tips Dasar Merawat Kebersihan dan Kesehatan Telinga

1. Rutin bersihkan telinga dengan cara yang benar

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa cara yang paling mudah untuk membersihkan telinga adalah dengan bantuan korek telinga atau cotton bud. Namun tahukah anda, ternyata cara ini salah dan tidak di rekomendasikan oleh para ahli kesehatan. Memasukkan cotton bud, kapas, atau sesuatu lainnya ke dalam telinga untuk membersihkan telinga sebaiknya tidak anda dilakukan.

Pasalnya, memasukkan cotton bud atau sejenisnya ke dalam telinga justru berisiko untuk mendorong kotoran telinga masuk ke dalam. bahkan, dengan memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga juga berisiko dapat merusak organ sensitif dalam telinga, seperti gendang telinga. Terkadang hal ini justru akan berdampak pada kondisi telinga berdenging sebelah kanan atau telinga berdenging sebelah kiri.

Lantas, bagaimana cara yang benar dalam membersihkan telinga?. Perlu anda ketahui, telinga merupakan salah satu organ tubuh yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Di dalam telinga terdapat cairan yang menyerupai lilin yang berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya untuk masuk ke dalam telinga.

Fungsi cairan lilin yang ada dalam telinga kita ini memiliki peranan yang sangat penting untuk kesehatan telinga dan adanya kotoran telinga merupakan sesuatu yang normal. Namun, jika anda memiliki kelebihan cairan lilin ini, Anda bisa membersihkan daerah sekitar rongga telinga tersebut dengan bantuan handuk lembut.

Jika anda ingin hasil yang maksimal, Anda bisa meminta bantuan dokter THT untuk membersihkan telinga Anda dengan bantuan alat khusus.

2. Lindungi telinga Anda dari suara yang terlalu keras

Telinga manusia memiliki batasan tertentu dalam menerima suara yang di dengar. Tidak semua suara yang masuk ke telinga anda aman untuk didengar telinga, salah satunya adalah suara yang terlalu keras. Keseringan mendengar suara keras, justru dapat membuat kemampuan mendengar Anda menjadi berkurang.

Asal atau sumber suara yang keras ini bisa bermacam-macam, misal dari lingkungan kerja, musik kesukaan, atau sumber suara lainya. Guna menjaga kesehatan telinga, Anda perlu melakukan hal-hal berikut ini untuk melindungi anda dari suara yang terlalu keras:

  • Apabila lingkungan kerja di sekitar Anda selalu menciptakan suara keras, seperti saat saat memotong rumput, menggunakan alat-alat listrik yang mengeluarkan suara, dan sebagainya, ada baiknya selalu gunakan pelindung telinga.
  • Apabila Anda gemar mendengarkan musik, sebaiknya atur volume pemutar musik Anda terlalu keras.
  • Apabila Anda sering mendengarkan musik melalui headphone/earphone dan suaranya yang dihasilka bisa terdengar oleh orang di dekat Anda atau Anda sampai tidak dapat mendengar suara lain dari luar, hal itu artinya volume musik Anda terlalu keras dan sebaiknya Anda harus menurunkan volumenya.
  • Hindari terlalu sering menggunakan headphone, terutama untuk untuk mendengarkan musik. Batas volume musik yang disarankan adalah tidak lebih dari 60 persen dan tidak menggunakan headphonen lebih dari 60 menit setiap harinya
  • Jangan mendengarkan dua sumber suara keras dalam satu waktu secara bersamaan. Karena hal ini dapat berakibat buruk dan merusak pendengaran Anda. Contohnya, saat suara bising dari mesin penyedot debu atau vacuum cleaner, sebaiknya Anda jangan membesarkan volume televisi atau justru mendengarkan musik dengan suara keras.
  • Apabila Anda gemar menonton konser atau pergi ke tempat yang memutar musik dengan suara yang cukup keras keras, ada baiknya untuk menggunakan penyumbat telinga. Sehingga suara keras yang masuk ke dalam telinga anda bisa berkurang.

3. Jaga telinga anda untuk tetap kering

Kondisi telinga yang selalu basah atau ketika kelembaban telinga terlalu berlebihan memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga anda.

Hal tersebut dapat berakibat pada kondisi kesehatan telinga anda dan menyebabkan infeksi pada telinga yang disebut dengan telinga perenang (swimmer’s ear) atau otitis eksterna. Kondisi kesehatan Swimmer’s ear sendiri adalah infeksi pada telinga luar yang disebabkan oleh air yang terjebak di saluran telinga sehingga mengakibatkan bakteri terperangkap di dalam saluran telinga.

Oleh karenaya, selalu pastikan kedua telinga tetap kering. Apabila Anda hobi berenang, ada baiknya Anda selalu menggunakan penyumbat telinga ketika berenang untuk mencegah air masuk ke dalam telinga.

Jika anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga anda, segera miringkan kepala dan tarik ujung telinga guna merangsang keluarnya air dari dalam telinga anda. Jangan lupa, untuk segara mengeringkan telinga Anda dengan bantuan handuk kering setiap selesai berenang dan juga setiap selesai mandi.

4. Selalu rutin periksa kesehatan telinga ke dokter

Memeriksakan kesehatan telinga ke dokter secara rutin juga sangat penting anda lakukan. Apalagi  untuk anda yang sudah mulai menua. Karena, jika semakin tua usia seseorang, akan semakin rentan juga telinga Anda mengalami gangguan. Anda perlu memastikan kondisi telinga Anda tetap dalam keadaan sehat setiap waktu.

Pergi ke dokter THT bukan hanya pada saat anda mengalami gangguan pendengaran saja, namun dengan selalu rutin memeriksakan kondisi kesehatan telinga anda dapat membuat teliga anda berfungsi normal dan mendeteksi sejak dini jika terdapat gangguan atau kondisi medis yang terkait dengan kesehatan teling anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *