Karotenemia, Penyebab Warna Kulit Bayi Berubah Jadi Kuning

oleh
Karotenemia, Penyebab Warna Kulit Bayi Berubah Jadi Kuning

Banyak orang tua yang belum begitu familiar dengan istilah Karotenemia ini. Namun jika melihat gejala yang ditimbulkan berupa perubahan warna kulit bayi menjadi kekuning-kuningan, bisa jadi si buah hati tengah mengalami Karotenemia.

Ketika warna kulit bayi berubah jadi kuning, tak berarti ia menderita penyakit kuning. Karena Karotenemia pada bayi juga menunjukan gejala yang sama.

Lalu apa sebenarnya Karotenemia ini, apa yang jadi penyebab bayi bisa mengalami kondisi tersebut ? ini penjelasannya.

Karotenemia adalah suatu kondisi  kesehatan pada bayi yang ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi kekuningan akibat kadar beta-karoten yang berlebihan dalam darah si bayi.

Hal ini bisa terjadi ketika si buah hati terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan beta-karoten.

Jadi, ketika bayi tiba-tiba mengalami perubahan warna kulit menjadi kekuning-kuningan, jangan panik dahulu karena bisa jadi si kecil tengah mengalami kondisi tersebut.

Baca Juga :  Jangan Dulu ke Dokter, Begini Cara Menurunkan Panas Bayi di Rumah

Penyebab Terjadinya Karotenemia

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Karotenemia terjadi pada bayi karena ia terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung beta-karoten. Zat ini biasa di temukan pada jenis makanan seperti wortel, kentang, labu, jagung, dan kuning telur.

Kondisi ini biasanya di alami oleh bayi yang sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping air susu ibu (MPASI), seperti buah dan sayur.

Namun, terkadang bayi yang sedang dalam masa menyusui pun bisa mengalami kondisi ini. Hal ini dikarenakan Ibu yang menyusui terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi beta-karoten.

Perubahan warna kulit menjadi kekuning-kuningan ini sangat mudah di kenali pada bayi berkulit putih, karena perubahan warna kulitnya akan terlihat di sekujur tubuh.

Baca Juga :  Bayi Tidur Ngorok Apakah Normal, Ini Penjelasannya

Sementara  untuk bayi berkulit gelap, perubahan yang nampak dan mudah dikenali adalah adanya perubahan pada permukaan telapak tangan maupun kaki.

Apabilabayi mengalami kelebihan kadar karoten dalam tubuhnya, maka akan dikeluarkan melalui kelenjar keringat, sehingga bagian tubuh yang sering terlihat berubah menjadi kekuningan umumnya akan dimulai dari area yang sering berkeringat.

Seperti puncak hidung, telapak tangan atau kaki, dan bagian atas bibir, lalu kemudian akan menyebar ke seluruh bagian tubuh si bayi.

Cara Membedakan Karotenemia dan Sakit Kunig Pada Bayi

Untuk membedakan apakah bayi kita mengalami karotenemia atau sedang terkena penyakit kuning adalah dengan memerhatikan bagian putih pada mata bayi. Pada penyakit kuning, bagian putih mata bayi akan ikut berubah warna menjadi kekuningan.

Namun, jika mengalami karotenemia, maka bagian putih mata bayi akan terlihat normal seperti biasa dan hanya bagian tubuhnya saja yang akan terlihat menguning.

Baca Juga :  Tips Menghilangkan Ketombe pada Kulit Kepala Bayi, Mudah dan Aman

Karotenemia ini merupakan hal yang umum dan sering terjadi, oleh karena itu bunda jangan terlalu panik jika mendapati kulit bayi berubah menjadi kuning.

Untuk mengatasinya pun cukup menghentikan sementara waktu pemberian makanan yang di ketahui mengandung zat beta-karoten tersebut sebagai pemicu kondisi ini.

Namun, apabila bunda masih tetap mencemaskan kondisi tersebut, bunda bisa membawa si buah hati untuk di lakukan pemerikasaan oleh dokter spesialis anak, karena terkadang penjelasan dari dokter ahli terasa lebih menenangkan.