Mengenal Lebih Dekat Penyakit Lupus, Penyebab dan Gejalanya

oleh
Mengenal Lebih Dekat Penyakit Lupus, Penyebab dan Gejalanya

Pernah mendengar tentang penyakit bernama Lupus ? Jika belum berarti anda tak sendiri. Masih banyak masyarakat yang belum begitu familiar dan mengenal penyakit lupus ini.

Karena itu, kali ini tim jalansehat.info akan memberikan informasi mengenai penyakit ini, mulai dari pengertian, penyebab dan gejala awal mengenai penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia ini.

Apa itu penyakit lupus

Penyakit lupus adalah salah satu dari sekian banyak penyakit yang paling dikenal diantara seratusan penyakit otoimun, yaitu suatu penyakit yang berkenaan dengan sistem kekebalan tubuh manusia.

Menurut WikiPedia penyakit lupus merupakan suatu gangguan sistem kekebalan yang terjadi di dalam tubuh manusia. Penyakit ini dapat menyebabkan sel-sel tubuh menjadi rusak dan mengalami akan peradangan.

Dalam bahasa medis penyakit ini disebut dengan lupus eritematosus sistemik (LES), eritema berarti kemerahan sedangkan sistemik artinya tersebar ke berbagai organ tubuh.

Secara sederhana, penyakit lupus  dapat dijelaskan sebagai kondisi di mana tubuh memproduksi antibodi secara berlebihan. Pada kondisi normal,sebenarnya antibodi berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai zat asing yang dapat menyebabkan penyakit pada tubuh.

Namun sebaliknya, pada orang yang menderita penyakit lupus (biasa disebut Odapus), antibodi yang dimiliki dalam tubunhnya justru menyerang sel-sel tubuhnya sendiri. Sehingga, penderita mudah mengalami penyakit infeksi dan peradangan – akibat sel sehat diserang oleh antibodi dari dalam tubuhnya sendiri.

Baca Juga :  Menurunkan Kadar Kolesterol Dengan Beta Glucan dan Inulin

Jenis-Jenis Penyakit Lupus

Penyakit ini dapat terbagi menjadi 5 jenis berdasarkan bagian tubuh yang terjangkiti oleh penyakit lupus, yakni:

  1. Systemic lupus erthematosus (SLE), yaitu jenis lupus yang paling kerap terjadi. Jenis penyakit ini akan menyerang berbagai jaringan dalam tubuh seperti, sendi, kulit, otak, paru-paru, ginjal, dan pembuluh darah.
  2. Discoid lupus erthematosus, yaitu jenis lupus yang hanya menyerang jaringan kulit, sehingga akan menyebabkan ruam-ruam.
  3. Neonatal lupus yaitu jenis lupus yang menyerang bayi yang baru dilahirkan. Penyakit akan dialami oleh bayi yang dilahirkan dari ibu yang memiliki riwayat kesehatan berupa kelainan antibodi.
  4. Lupus akibat obat-obatan, gangguan penyakit ini biasanya hanya oleh mereka yang mengkonsumsi obat-obatan yang menimbulkan efek samping yang gejalanya mirip lupus. Kondisi pasien akan membaik dengan waktu yang cukup singkat jika penggunaan obat dihentikan.
  5. Subacute cutaneous lupus erythematosus, yaitu jenis lupus yang membuat jaringan kulit terluka dan terbakar ketika terpapar oleh sinar matahari langsung.

Gejala Awal Dan Ciri-Ciri Penyakit Lupus

Penyakit Lupus adalah merupakan suatu penyakit yang menimbulkan gejala dan tanda yang hampir mirip dengan penyakit lainnya. Oleh karena itu, penyakit ini cenderung cukup sulit untuk dideteksi sejak dini.

Namun secara umum, gejala awal yang nampak sewaktu dalam keadaan serangan atau aktif, penderita akan merasa seperti sedang terkenal “flu”, berupa gejala demam,lelah, sakit kepala, otot pegel dan nyeri sendi.

Baca Juga :  Jenis Makanan Berikut Ini Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah Anda

Kadang kadang akan timbul bercak berwarna merah sekitar hidung atau kedua pipi menyerupai kupu-kupu (butterfly rash), tubuh lemah, tidak memiliki napsu makan dan penurunan berat badan yang cukup dratis. Bahkan tak jarang penderita akan mengalami depresi.

Menurut American College of Rheumatology, berikut ini adalah beberapa gejala dan tanda yang biasanya dialami oleh odapus (sebutan untuk penderita penyakit lupus):

  • Sering mengalami nyeri sendi
  • Persendian akan bengkak
  • Mulut dan hidung akan muncul luka yang tak kunjung sembuh berhari-hari bahkan hingga berbulan-bulan.
  • Ketika buang air kecil, urine terdapat darah.
  • Timbul ruam-ruam di berbagai permukaan kulit tubuh
  • Mengalami rambut rontok
  • Mengalami demam
  • Sering kejang-kejang
  • Dada akan sakit dan kesulitan bernapas akibat peradangan pada paru-paru

Namun, karena gejala yang timbul mirip dengan gejala penyakit lain maka jika anda merasakan atau mengalami setidaknya 4 atau 5 gejala diatas untuk segera memeriksakan ke dokter guna pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab Terjadinya Penyakit Lupus

1. Karena Faktor genetik

Para peneliti dari lembaga John Hopkins Center yang bermarkas di Amerika Serikat, menyatakan bahwa faktor penyebab penyakit lupus,  adalah adanya hubungan antara gen keluarga dengan penderita.

Menurut penelitian keberadaan penderita lupus dalam sebuah keluarga, dapat meningkatkan kecenderungan dalam menularkan penyakit lupus pada anggota keluarga lain.  Namun sejauh ini, mereka masih belum bisa menentukan faktor mana yang paling kuat menyebabkan seseorang menderita lupus.

Baca Juga :  Waspadai Penyakit Gagal Ginjal Yang Mengintai Setiap Saat

2. Karena Pengaruh Hormon

Fakta lain yang cukup mengejutkan adalah, wanita 9 kali lebih berisiko terkena lupus dibandingkan pria. Seperti di ketahui, dalam tubuh wanita akan menghasilkan dan menggunakan hormon estrogen yang lebih banyak, sementara tubuh laki-laki bergantung pada hormon yang disebut androgen.

Estrogen dalam tubuh wanita dikenal sebagai hormon “immuno-enhancing“, yang berarti bahwa wanita memiliki sistem kekebalan tubuh lebih kuat daripada pria, mengingat kebutuhan evolusioner bagi wanita untuk bertahan hidup, berperan melahirkan, dan mengasuh anak-anak mereka.

Namun akibatnya, jikasistem imun ini berbalik menyerang tubuhnya, wanita justru akan lebih mudah mengalami penyakit autoimun atau penyakit lupus ini.

3. Karena Pengaruh Lingkungan

Selain itu, penyebab penyakit lups ini adalah karena beberapa faktor lingkungan. Para peneliti dan ilmuwan kesehatan telah menemukan hubungan antara penyakit dan berbagai racun lingkungan, contohnya seperti asap dari rokok, gel natrium silika, dan juga merkuri.

Selain itu, salah virus bernama herpes zoster (virus yang menyebabkan penyakit herpes zoster), dan virus vsitomegalovirus juga di sebut-sebut sebagai menjadi salah satu penyebab seseorang terkena bisa terkena penyakit lupus.