Berikut Ini 10 Ciri-ciri Kanker Serviks Yang Patut diwaspadai

oleh
Berikut Ini 10 Ciri-ciri Kanker Serviks Yang Patut diwaspadai

Dari sekian banyak penyakit kanker, kanker serviks adalah salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan ditakuti yang hanya menyerang kaum wanita. Karena itu, agar terhindar dari penyakit ini, sangat penting bagi kaum hawa untuk mengetahui sejadi dini ciri-ciri kanker serviks agar bisa dilakukan pencegahan.

Kanker serviks atau atau dalam bahasa keseharian sering disebut dengan kanker leher rahim merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang kaum wanita. Sesuai dengan namanya, kanker ini menyerang leher rahim pada organ reproduksi wanita, yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus atau HPV.

Penderita kanker jenis ini umumnya disadari oleh kaum wanita ketika sudah memasuki stadium lanjut, karena tak menyadari gejalanya sejak awal.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kanker serviks, selain melakukan pemeriksaan secara rutin para kaum wanita perlu mengamati dan mengetahui berbagai ciri-ciri kanker serviks berikut ini, agar bisa dikenali sejak awal sehingga dapat dilakukan pengobatan selekasnya.

Berikut Ini 10 Ciri-ciri Kanker Serviks Yang Patut diwaspadai

Penyakit kanker serviks ini memang seringkali sulit untuk dideteksi dan dikenali gejalanya sejak dini jika tanpa dilakukan pemeriksaan secara khusus, namun para kaum hawa tetap perlu untuk mengetahui beberapa ciri-ciri kanker serviks berikut ini yang secara umum terjadi agar dapat diwaspadai dan segera dilakukan penanganan.

Berikut ini 10 tanda dan ciri-ciri kanker serviks seringkali dialami yang perlu  ketahui oleh kaum hawa:

  • Mengalami pendarahan organ intim yang tidak normal

Ketika wanita didiagnosis mengalami kanker serviks, maka gejala yang biasanya muncul di awal adalah perdarahan yang tidak normal pada organ kewanitaan.

Perdarahan ini kadang kala dapat terjadi lebih banyak atau pun lebih sedikit dari menstruasi yang biasanya, yang dapat terjadi di antara periode menstruasi, atau bisa juga pada wanita yang sudah menopause. Selain itu, pendarahan pada organ intim ini juga dapat terjadi saat berhubungan badan.

  • Mengalami keputihan yang tidak biasa

Ciri-ciri kanker serviks lainnya yang patit diwaspadai adalah adanya keputihan yang tidak normal. Lendir yang keluar ketika keputihan karena kanker serviks ini akan mengalami perubahan warna, menimbulkan aroma yang tidak sedap, serta terjadinya perubahan tekstur dan konsistensi cairan organ intim.

Kndati demikian, keputihan yang tidak biasa ini juga bisa jadi disebabkan oleh penyakit lain selain kanker serviks, oleh karena itu sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ini.

  • Mengalami rasa nyeri saat berhubungan intim

Ketika kanker serviks yang dialami  sudah memasuki stadium lanjut, maka akan memunculkan tanda lain yang lebih beragam. Salah satunya yang kerap terjadi adalah nyeri pada area panggul saat berhubungan intim dengan pasangan. Rasa nyeri yang timbul ini membuat Anda merasa tidak nyaman sewaktu berhubungan badan.

Segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami nyeri panggul saat berhubungan intim, guna memastikan apakah kondisi yang anda alami ini merupakan tanda penyakit kanker serviks atau diakibatkan oleh adanya gangguan kesehatan dan penyakit lain, seperti endometriosis atau fibroid.

  • Sering buar air kecil

Ciri-ciri kanker serviks beriktnya yang kerap di rasakan adalah semakin meningkatnya frekuensi seorang wanita untuk buang air kecil. Kondisi seperti ini biasanya dikarenakan oleh adanya sel kanker yang tumbuh dan mengelilingi leher rahim, serta sudah menyebar hingga ke area kandung kemih.

Namun sekali lagi, meningkatnya frekuensi buang air kecil ini tidak serta merta menjadi gejala kanker serviks, karena itu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter ahli Anda perlu segera dilakukan untuk memastikannya.

  • Tubuh menjadi mudah lelah

Ciri lain yang biasnya akan muncul apabila Anda menderita kanker serviks adalah tubuh yang menjadi mudah lelah, meski kondisi ini tak secara langsung mengindikasikan bahwa telah mengalami kanker serviks, karena butuh pemeriksaan lebih lanjut.

Tubuh teras amudah lelah ini terjadi akibat adanya perdarahan yang tidak normal pada organ kewanitaan, sehingga lama kelamaan tubuh akan mengalami kekurangan sel darah merah (anemia), yang berakibat tubuh menjadi cepat lelah.

Rasa lelah yang timbul ini tidak seperti kelelahan akibat aktivitas, karena rasa lelah ini biasanya akan berlangsung setiap saat dan tidak hilang meskipun Anda sudah beristirahat yang cukup.

  • Terjadi pembengkakan di salah satu tungkai

Ketika kanker serviks yang dialami sudah memasuki stadium lanjut, maka biasanya akan menimbulkan berbagai komplikasi. Salah satunya yang kerap terjadi adalah terjadinya pembengkakan pada tungkai penderita.

Terjadinya pembengkakan tungkai ini dapat terjadi ketika sel kanker menekan pembuluh darah yang ada di area panggul, sehingga menghambat sirkulasi darah menuju tungkai. Efeknya akan terjadi penimbunan cairan yang membuat tungkai menjadi bengkak dan terasa sakit.

  • Nafsu makan menjadi berkurang

Ketika seorang waanita  terindikasi mengalami penyakit kanker serviks biasanya akan mengalami penurunan berat badan serta kehilangan nafsu makan yang cukup signifikan.

Penyebabnya adalah penyebaran sel kanker yang menginfeksi membuat tubuh sulit menerima asupan berbagai makanan.

  • Mengalami sembelit

Sembelit  atau susah buang besar juga seringkali menandakan jika seorang wanita mengalami kanker serviks yang sudah memasuki stadium lamjut. Hal ini terjadi karena sel kanker telah menyebar hingga ke usus besar, sehingga berpotensi menyebabkan konstipasi atau sembelit.

  • Muncul bercak darah di urine (hematuria)

Jika sedang buang air kecil dan terlihat urine yang keluar bercampur dengan darah, ada baiknya untuk segera berkonsultasi ke dokter. Karena bisa jadi kondisi tersebut merupakan salah satu tanda jika anda terkena kanker serviks.

  • Keluar urine atau fases dari prgan kewanitaan

Kanker serviks yang dialami oleh seorang wanita juga dapat  memengaruhi fungsi dari organ vitalnya. Ketika kaner serviks sudah memasuki stadium lanjut, penyakit tersebut dapat menimbulkan kebocoran urine serta keluarnya feses atau kotoran dari organ kewanitaan.

Berbagai ciri-ciri kanker serviks yang sudah disebuatkan diatas meskipun bukan seratus persen menandakan jika seorang wanita mengalami kanker serviks, namun bisa menjadai acuan untuk meningkatkan kewaspadan terhadap penyakit ini.

Sekali lagi, bagi wanita dewasa atau berumah tangga dan sudah aktif berhubungan badan, sangat disarankan melakukan pemerikasaan pap smear setidaknya tiga sampai lima tahun sekali. Selain itu, jika muncul gejala di atas jangan diabaikan dan segera memeriksakan diri ke dokter.

Deteksi dini penyakit kanker serviks ini sangat penting  untuk dilakukan karena semakin awal penyakit kanker serviks ini terdeteksi, maka harapan sembuh dari penyakit ini juga akan semakin tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *