Kenali Sejak Dini Ciri-ciri Anak Berkebutuhan Khusus

oleh
Kenali Sejak Dini Ciri-ciri Anak Berkebutuhan Khusus

–  Kenali Sejak Dini Ciri-ciri Anak Berkebutuhan Khusus – Setiap orangtua mana pun pasti akan berharap jika buah hatinya akan tumbuh dan berkembang dengan normal tanpa adanya cacat baik fisik maupun mental.

Karena itu, sejak masa awal kehamilan harus di perhatikan betul semua asupan dan perawatannya bahkan hingga si kecil sudah terlahir kedunia agar ia bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Karena kurangnya perawatan terhadap si buah hati, sejak mulai dari dalam kandungan bisa saja membuat anak akan mengalami berbagai gangguan kesehatan, baik fisik maupun psikis. Salah satu yang sering ditemuia adalah adanya gangguan secara psikis atau sering juga disebut dengan anak kebutuhan khusus.

Dalam beberapa kasus, meski para ibu sudah memberikan yang terbaik untuk si kecil sejak dalam kandungan bisa saja kelainan kesehatan tersebut terjadi. Karenanya, para orang tua harus peka dan jeli melihat tumbuh kembang anak.

Melansir dari laman parenting.com, anak yang berkebutuhan khusus bisa di ketahui sejak dini, karena memiliki ciri-ciri khusus baik dari segi fisik maupun psikisnya.

Baca Juga :  Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Gejala Diabetes Pada Anak

Kenali Sejak Dini Ciri-ciri Anak Berkebutuhan Khusus

Berikut adalah beberapa ciri-ciri anak berkebutuhan khusus yang harus para orang tua ketahui sejak dini.

1. Kontak Mata Anak Tidak Fokus

Umumnya, ketika putra atau putri kita terindikasi sebagai anak yang berkebutuhan khusus biasanya akan memiliki kontak mata yang tidak fokus.

Misalnya, saat kita memandang kedua matanya, ia dengan cepat akan segera memalingkan pandangannya ke arah lain. Anak yang berkebutuhan khusus akan terlihat tidak nyaman jika harus memandang suatu objek dalam kurun waktu lama.

Anak-anak yang memiliki kondisi kebutuhan khusus seperti autisme, downsyndrom dan ADHD juga cenderung memiliki raut wajah yang datar, tanpa ekspresi, tanpa motivasi juga tanpa keinginan. Selain itu, nnak-anak ini juga cenderung cuek dengan keadaan sekitarnya.

2. Anak Menjadi Lebih Suka Menyendiri

Anak berkebutuhan khusus juga lebih suka menyendiri, dari pada bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya bahkan dengan orangtuanya sendiri. Mereka seakan merasa nyaman dengan dunianya sendiri tanpa mempedulikan keadaan di sekitarnya.

Baca Juga :  Jangan Remehkan Penyakit Impetigo, Penyakit Kulit Menular Pada Anak

3. Menjadi Lebih Emosional

Selain suka menyendiri, anak-anak berkebutuhan khusus ini juga menjadi sangat emosional. Emosional yang di maksud di sini bukan hanya ia lebih mudah marah melainkan juga mengarah pada perasaan emsosional lainnya kesepian, depresi, merasa berbeda, merasa tidak bisa seperti teman-temannya dan masih banyak lagi.

4. Kesulitan Dalam Berkomunikasi

Ciri-ciri berikutnya dari anak yang berkebutuhan khusus adalah anak-anak ini cenderung kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Kesulitan dalam berkomunikasi ini bisa terjadi karena terjadinya kelainan fisik pada anak tersebut bisa juga disebabkan si anak kesulitan dalam mengungkapkan apa yang ada di hatinya. Biasanya kesulitan berkomunikasi pada anak berkebutuhan khusus ini terjadi karena adanya keterlambatan dalam tumbuh kembang anak.

Selain itu, ciri-ciri lainnya yang harus di ketahui oleh para orang tua adalah adanya kelainan secara fisik pada anak, anak mudah merasa iri dengan saudaranya sendiri, sering melukai dirinya sendiri, lebih suka menirukan segala sesuatu yang dilihatnya entah sesuatu itu baik atau buruk, serta mengalami kesulitan dalam belajar dan sangat mudah terpancing emosinya tanpa alasan jelas.

Baca Juga :  Kenali Penyebab Ruam Popok dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Kendati demikian, meski ciri-ciri di atas sudah mulai nampak dan terlihat pada putra-putri kita namun untuk lebih memastikan kondisi yang sebenarnya orang tua harus memeriksakan si anak ke dokter spesialis guna pemerikasan lebih lanjut.

Tetap curahkan segala kasih sayang kita kepada si buah hati, karena biar bagaiamanpun kondisi mereka, mereka tetaplah anak-anak kita yang harus kita rawat dan kita jaga serta kita berikan perhatian dengan sepenuh hati.

Sebagai orang tua, jangan pernah ada perasaan malu atau minder memiliki anak dengan kondisi tersebut, karena di balik kekurangannya pasti Tuhan memberikan kelebihan yang lainnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *