Beberapa Gejala Kurang Darah Yang Harus Anda Ketahui

oleh
Beberapa Gejala Kurang Darah Yang Harus Anda Ketahui

Kurang darah atau dalam bahasa medis disebut anemia, adalah merupakan suatu kondisi dimana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen dan dialirkan ke seluruh tubuh.

Anemia sendiri memiliki banyak ragam jenisnya, seperti anemia defisiensi vitamin, anemia defisiensi besi, anemia yang disebabkan oleh proses kehamilan, serta anemia aplastik. Namun, dari sekian banyak penyakit anemia, anemia defisiensi besi adalah yang paling sering diderita oleh sebagian orang.

Kondisi anemia seperti ini terjadi ketika dalam tubuh kita kekurangan zat besi yang diperlukan untuk proses produksi sel darah merah. Secara umum, penderita penyakit anemia defisiensi besi ini akan mengalami gejala berupa kelelahan, pusing, kesemutan, susah berkonsentrasi, sakit kepala, kulit terlihat pucat, tangan dan kaki terasa dingin, nafsu makan yang berkurang, serta jantung berdebar-debar.

Namun ternyata, masih banyak orang yang belum menyadari jika dirinya mengalami kurang darah. Sebagian menganggap gejala-gejala yang mereka alami tersebut tersebut bukan merupakan tanda dari kekurangan darah dan menganggap sepele gejajala yang mereka alami.

Beberapa Gejala Lain Yang Mengindikasikan Anda Kurang Darah / Anemia

Selain gejala umum yang muncul seperti kelelahan, tampak pucat, sakit kepala, pusing, dan jantung berdebar-debar, beberapa tanda-tanda kurang darah berikut ini jarang diketahui oleh orang secara umum, dimana gejala-gejala berikut ini juga mengindikasikan bahwa seseorang tersebut tengah mengalami kekurangan darah.

  • Sering Terjadi Infeksi
Baca Juga :  Ketahui Penyebab Gatal Pada Kemaluan Baik Pria Maupun Wanita

Limpa merupakan salah satu organ tubuh yang berperan cukup penting dalam membantu melawan terjadinya infeksi. Apabila didalam tubuh kita kekurangan sel darah merah, maka hal tersebut bisa mengurangi pasokan oksigen ke limpa. Oleh karena itu, limpa tidak dapat bekerja secara optimal dalam mencegah terjadinya infeksi.

Selain limpa, organ tubuh lainya yang juga berperan dalam melawan terjadinya infeksi adalah kelenjar getah bening. Organ tubuh ini adalah tempatnya sel darah putih yang berfungsi untuk melawan infeksi. Apabila dalam tubuh kekurangan zat besi, maka pasokan oksigen ke kelenjar getah bening juga menjadi berkurang, sehingga proses produksi sel darah putih yang menjadi perisai untuk melawan infeksi tidak dapat terjadi secara maksimal.

Efeknya, tubuh yang tengah mengalami kekurangan darah akan menjadi lebih mudah untuk mengalami infeksi. Di sinilah peran zat besi dalam mendukung sistem imun atau kekebalan tubuh.

  • Mengalami Kerontokan Rambut
Baca Juga :  Bahan Herbal Berikut Ini Cukup Ampuh Untuk Mencegah Penyakit Leukemia

Jika anda mengalami rambut yang rontok sebanyak 100 helai per hari, hal tersebut masih dianggap ke dalam kondisi normal. Namun, jika kerontokan rambut terjadi secara berlebihan dan membuat rambut tidak tumbuh kembali,kemungkinan besar anda sedang mengalami kekurangan darah dan zat besi.

Pada saat tubuh kekurangan zat besi, maka pasokan oksigen ke folikel rambut akan menjadi berkurang, hel tersebut membuat kulit kepala menjadi kering dan lemah. Kondisi seperti ini yang memicu terjadinya kerontokan rambut secara berlebihan dan membuat rambut tidak tumbuh kembali.

Namun tak usah risau, sebab ketika zat besi dalam tubuh anda sudah tercukupi kembali dan Anda terbebas dari kurang darah, biasanya kerontokan rambut akan berhenti, dan rumbut dapat tumbuh normal kembali.

  • Pembengkakan Lidah

Gejalan lain yang mengindikasikan bahwa anda tengah mengalami kurang darah adalah terjadinya pembengkakan pada lidah.

Seperti kita tahu, kurang darah mengakibatkan organ di seluruh tubuh kita akan mengalami kekurangan oksigen. Kondisi ini mengakibatkan otot-otot di seluruh tubuh akan mengalalami pembengkakan, termasuk otot lidah.

Jika hal tersebut terjadi, maka lidah seseorang yang mengalami kurang darah akan menjadi bengkak dan terasa sakit. Selain lidah menjadi bengkak, kekurangan darah juga mengakibatkan mulut dan sudut bibir menjadi kering dan retak-retak.

  • Mengalami Sindrom restless leg / Kaki gelisah
Baca Juga :  Awas, 5 Makanan Ini Dapat Memicu Penyakit Stroke

Kekurangan darah atau zat besi juga dapat membuat penderitanya mengalami sindrom yang disebut restless leg atau kaki gelisah. Pada penderita sindrom ini, akan terdapat getaran yang menjalar di kaki, semacam dialiri listrik/kesetrum.

Hal tersebut membuat penderita memiliki dorongan untuk terus menggerakkan kaki seperti seseorang yang sedang gelisah.

Jika anda mengalami, gejala-gelaja di atas maka sudah dipastikan anda mengalami kurang darah dan zat besi. Oleh karena itu, segera lakukan penanganan dan pengobatan agar tidak berdampak serius terhadap kesehatan tubuh anda.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi kurang darah ini adalah dengan lebih mengutamakan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi di menu sehari-hari. Sedangkan, untuk penderita anemia yang disebabkan oleh penyakit tertentu, maka perlu diperiksakan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat dan dapat diobati sesuai dengan penyebabnya.