Jangan Dulu Di Imunisasi Jika Anak Anda Sedang Mengalami Ini

oleh
Jangan Dulu Di Imunisasi Jika Anak Anda Sedang Mengalami Ini

Sejatinya, pemberian vaksinasi atau imunisasi memang sangat penting guna melindungi anak dari  serangan berbagai penyakit berbahaya. Akan tetapi, ada kondisi khusus pada anak yang membuat pemberian vaksin ini sebaiknya ditunda lebih dahulu.

Selama ini ada anggapan yang beredar dimasyarakat bahwa vaksinasi atau imunisasi sebaiknya tidak diberikan dulu pada anak yang sedang tidak sehat atau sakit.

Namun, sebenarnya orang tua juga perlu mengenali lebih dulu, apakah sakit yang diderita sang anak cukup parah, sehingga harus menunda imunisasi, atau hanya sakit yang tergolong ringan dan masih diperbolehkan imunisasi.

Jika anak anda mengalami sakit ringan seperti dibawah ini, maka masih diperbolehkan untuk imunisasi jika sudah waktunya atau tiba masanya jadwal untuk pemberian vaksinasi atau imunisasi.

  • Sakit demam ringan, dengan suhu badan kurang dari 38 derajat Celcius.
  • sakit infeksi telinga atau otitis media.
  • Sakit diare ringan
  • Sedang sakit batuk atau pilek
  • Sedang mengonsumsi obat antibiotik
  • Pernah mengalami kejang atau epilepsi.
  • Bayi yang lahir prematur.
Baca Juga :  Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Gejala Diabetes Pada Anak

Namun, jika anak anda sedang mengalami sakit berikuti ini, ada baiknya lebih baik di tunda dahulu pemberian imunisasi hingga anak anda benar-benar sembuh total.

  • Sedang Sakit Kronis

Jika anak anda sedang mengalami sakit kronis, meski sudah waktunya imuniasasi hendkanya di tunda lebih dahulu. Reaksi yang timbul terhadap vaksin, seperti demam, akan menyulitkan diagnosa dan penanganan terhadap penyakit yang diderita oleh sang anak . Begitu juga sebaliknya, gejala penyakit bisa saja dapat disalahartikan menjadi gejala dari reaksi tubuh terhadap vaksin.

  • Alergi parah

Selain sakit kronis, perlu lebih waspada saat memberikan imunisasi pada anak yang pernah alergi akibat pemberian vaksin atau terhadap kandungan yang ada dalam vaksin.

Baca Juga :  Beberapa Cara Dalam Mengatasi Diare Pada Bayi

Selain itu, jika anak alergi terhadap telur, pemberian vaksin flu dan campak juga harus ekstra hati-hati. Meskipun pada umumnya dapat ditoleransi anak yang alergi, akan tetapi  perlu diberikan secara bertahap dan perlahan dalam pemberian imunisasi.

  • Demam tinggi

Jika anak sedang demam tinggi maka dapat membuat dokter kesulitan dalam mendeteksi jika terjadi reaksi tertentu setelah anak divaksinasi.

  • Kemoterapi

Jika anak anda sedang menjalani kemoterapi atau transplantasi, akan mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan anak, sehingga disarankan untuk menunda dahulu pemberian imunisasi

Meskipun vaksin mati diketahui cukup aman diberikan pada anak, namun jika diberikan pada anak yang kekebalan tubuhnya sedang rendah, vaksin ini tidak dapat bekerja optimal sebagaimana pada anak sehat. Bahkan, sebagian vaksinasi justru bisa memicu penyakit pada penerima imunisasi dengan kekebalan tubuh yang lemah.

  • Ada orang serumah yang sedang sakit
Baca Juga :  Jangan Anggap Sepele, Segera Atasi Batuk Pada Bayi Dengan Segera

Ketika salah satu anggota keluarga yang tinggal serumah sedang mengalami sakit ada orang sakit dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, maka sebaiknya tunda dahulu pemberian vaksin.

Namun perlu di ingat, menunda bukan berarti anak tidak perlu mendapatkan vaksinasi. Pastikan untuk menjadwalkan ulang vaksinasi, agar anak tidak terlalu lama terlambat mendapatkan vaksin.Satu hal terpenting yang perlu di perhatikan juga, untuk berkonsultasi ke dokter, kapan waktu yang aman bagi anak untuk mendapatkan vaksin.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *